Posted on 19 March 2010 by author
Macamnya Batik
Bila diurut dari sejarahnya maka batik bisa dibagi jadi beberapa variasi. Misalnya batik Belanda pada 1840-1910. Kemudain ada batik Cina pada 1910 dan batik Djawa Hokokai pada 1942-1945.
Sedangkan batik keraton ada beberapa macam juga. Yaitu batik Pura Mangkunegaran, batik Pura Pakualaman, batik Kasunanan Surakarta dan batik Kasultanan Ngayogyakarta. Selain itu ada batik-batik yang pengaruh keraton, seperti batik Cirebon, batik Banyumas, batik Pesisiran, batik Inderamayu, dan batik Madura.
Di India dan Thailand juga ada batik namun motifnya tidak terlalu filosofis seperti batik Surakarta yang sarat makna.
Posted on 19 March 2010 by author
Kain Batik
Batik diburu oleh para kolektor ke segenap penjuru Nusantara. Sekarang batik telah dikukuhkan oleh UNESCO, sebagai warisan budaya aseli Indonesia.
Secara asal-usul katanya batik berarti “amba” dan “nitik” yang artinya menulis, dari bahasa Jawa. Artinya tentu saja teknik membuat corak. Yang secara tradisional menggunakan malam yang digambarkan dengan canting atau dicapkan. Sehingga malam beku tersebut menghalangi zat pewarna ketika nantinya dicelupkan.
Bahan yang bisa diperlakukan begini hanyalah bahan alami seperti katun, sutera dan wol. Sedangkan corak tidak menggunakan teknik demikian hanyalah disebut bercorak batik, bukan kain batik. Sebab yang demikian biasanya diproduksi missal dengan teknik print.
Posted on 17 March 2010 by author
Ekowisata di Jejaring Sosial
Jejaring seperti Facebook, Twitter dab Youtube merupakan sarana strategis promosi. Sebab sudah banyak calon pelanggan yang menggunakan jejaring social tersebut. Untuk itu dibutuhkan metode yang lebih progressif seperti mengup-load foto-foto ke internet.
Misalnya banyak Facebooker yang berfoto berlatar belakang obyek wisata. Itu bukti bahwa Facebook adalah sarana yang sangat murah bagi pengelola ekowisata di daerah.
Perkembangan industri wisata juga mengubah pemasaran secara drastic. Misalnya profesi pramuwisata. Ada baiknya bila pramuwisata banyak aktif dalam jejaring social di dunia maya. Dia juga harus punya akun yang menarik dan aktif online.
Sekarang terjadi peruibahan perilaku konsumen. Mereka mulai bergeser ke ekowisata. Namun sayang pemerintah daerah belum menyikapi secara benar dan sungguh-sungguh. Padahal hal ini berpotensi membuka banyak lapangan kerja serta mendukung secara positif pelestarian lingkungan seperti hayati dan hewani. Dan baru propinsi Bali saja yang sadar penuh akan hal itu sehingga dengan kemajuan teknologi bisa lebih cepat diakses berbagai informasi tentang ekowisata.
Posted on 17 March 2010 by author
Usaha Boneka
Permintaan bonek melonjak biasanya saat menjelang natal dan tahun baru. Itu terlihat dari keadaan di Istana Boneka Collection di Jababeka Cikarang. Biasanya yang sangat diminati adalah yang terbuat dari bantal berbulu.
Bsnis tersebut tak mengenal musim, hanya saja saat-saat tertentu melonjak hingga 50% permintaan. Padahal barang tersebut bukanlah kebutuhan pokok. Itu karena belum banyak dilakoni oleh pengusaha local padahal permintaan dari luar negeri banyak. Jadi peluangnya masih besar.
Australia, Malaysia, Abu Dhabi dan Afrika lah yang banyak memesannya. Istana Boneka sudah menjalaninya sejak 1999 dan tiap harinya membuat 500 an buah boneka. Dan boneka-boneka itu dijual ke luar tanpa merek, dan di sana mereka sendirilah yang memberinya merek.
Awalnya omzetnya 7 miliaran rupiah. Namun sekarang turun jadi 3 hingga 4 milliaran rupiah. Dan musuh besarnya adalah boneka-boneka dari Cina yang murah.
Untuk memasarkan maka dia menggandeng 20 an agen distributor. Mereka tersebar hingga Sumatra dan Sulawesi. Selain itu dia juga memproduksi boneka mini yang murah untuk cenderamata perkawinan. Harga awal boneka-boneka tersebut semuanya sekitar setengahnya dari harga yang di pasaran atau toko-toko. Dan kini Istana Boneka punya juga show room do Pasar Jatinegara.
Posted on 17 March 2010 by author
Kopi Toraja
Terkenal karena nikmat aromanya. Begitu pula rasanya terkenal di seantero jagad. Ada seorang produsen yang telah menikmati hasilnya. Dia menanam dua jenis yaitu Arabica dan robusta. Sebulannya dia bisa mengantungi omzet 40 jutaan rupiah. Beredarnya di Makasar dan Toraja.
Sejak 2004 dia telah biasa mengekspor ke Singapura dan Australia. Sedangkan produsen lain telah mengekspor juga ke Jerman. Dan produsen lain yang menyuplai pasar dalam negeri meraih omzet 20 jutaan rupiah tiap bulannya.
Sayang bahan baku kopi Toraja masih sangat terbatas. Masa panennya hanya 3 bulan yaitu Mei hingga Agustus. Padahal permintaan dari luar negeri banyak.
Posted on 17 March 2010 by author
Batu alam
Sarolangun, Jambi merupakan sal;ah satu penghasil batu alam. Ialah batu alam sarang tawon. Merupakan produk unggulan yang diminati luar negeri walau belum setenar akik. Permukaannya penuh berlubang sehingga dinamai sartang tawon.
Sedangkan warnanya merupakan hasil tempaan alam. Ada yang merah, putih, krem dan kuning. Setiap bongkah diukir pasti hasilnya berbeda. Kreasinya berbentuk gelang, kalung, liontin, sabuk dan pajangan meja, juga bros. Bongkahan yang bagus adalah yang berbobot di bawah 50 Kg.
Tiap bongkah dipotong-potong jadi lempengan yang nantinya akan dipotong lagi sesuai desain yang diinginkan. Lalu digerinda dan diampelas hingga 5 kali. Batu ini tidak terdapat di lain daerah selain sarolangun. Dan seorang perajin batu bisa mengantungi omzet hingga 30 jutaan rupiah tiap bulannya. Pelanggan dari luar negeri terutama dari Taiwan.
Posted on 09 March 2010 by author
Kulit Buah Jeruk Bali
Ternyata ada peluang bisnis makanan baru. Biasanya manisan dibuat dari buah atau sayuran. Namun kali ini manisan bisa dibuat dari kulit jeruk bali.
Bagian yang bisa dibuat manisan ini adalah bagian dalam dari kulitnya yang berwarna putih dan empuk seperti spons. Dan bila sudah jadi mak rasanya manis legit dan empuk lembut.
Awalnya manisan ini dibuat oleh para istri cabinet Indonesia bersatu. Bertempat di Pasir Jambu, Bandung. Kelompok usahanya bernama Rumah Pintar.
Daripada kulit-kulit itu hanya menjadi sampah maka bisa diolah dan bisa jadi bernilai jual. Hanya dengan modal awal Rp. 3 juta saja. Kata Riswaty Wahyuni, salah satu pengurusnya.
Pertama kulit bagian dlam direbus selama 2,5 jam untuk menghilangkan rasa pahitnya. Lalu direbus lagi dengan gula putih selama 8 jam hingga kering. Kemudian dicampur dengan pewarna makanan hingga cantik menarik. Manisan ini bisa awet selama sebulan bila disimpan dalam lemari es. Dan bahannya murah. 1 Kg kulit jeruk bali bisa hanya Rp. 1000,-. Sampai Rp. 1500,-.
Posted on 04 March 2010 by author
Internet Pitalebar Berbasis GSM
Indonesia bakalan menjadi pasar potensial internet pitalebar atau Broadband. Diperkirakan Indonesia mampu menjaring 9,3 juta sambungan dari layanan High Speed Packet Access, atau HSPA. Dan ada 3 operator besar yang akan mendorong pertumbuhan HSPA. Mereka adalah Telkomsel, Indosat dan XL.
Dan menurut data sambungan broadband tanpa kabel atau mobile ada mengalami pertumbuhan hingga 86%. Hal itu karena teknologinya melampaui sambungan kabel tetap.
Telkomsel bahkan akan membelanjakan modal senilai 13 triliyun rupiah untuk membangaun infrastruktur mobile di sebanyak 24 kota besar. Sedangkan Indosat menargetkan melayani HSPA di sekitar 26 kota dan XL di 20 kota. Dan Telkomsel optimis bahwa penggelaran di 24 kota tersebut di tahun 2010 ini akan menjaring 6 juta pengguna mobile broadband atau lebih dari 10% dari total 50 juta pengguna internet.
Teknologi HSPA berbasis GSM ini memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan WiMax. Dan diklaim akan mendominasi pasar. WiMax tidak punya smbungan broadband ke desa-desa terpencil di seluruh Indonesia. Dan baru HSPA yang bisa menjangkau.
Dan bagusnya lagi sudah ada 1800 perangkat pendukung HSPA ini. Termasuk ponsel, notebook, PC, e-reader dan USB dongle. Jadi mereka optimis akan jadi teknologi murah untuk jelajah. Selain itu juga didukung pula oleh hadirnya ponsel cerdas atau smart phone murah seharaga Rp. 900.000,- dan modem-modem pendukung HSPA berharga sekitar Rp. 2 jutaan.
Posted on 24 February 2010 by author
Bisnis Aksesori Sepeda Motor
Bisnis ini termasuk manis karena beruntung deras. Contohnya sebuah toko onderdil dan aksesori motor otomatik di Pamulang. Dia membidik pangsa ini karena jumlah pengendara motor otomatik semakin banyak. Ternyata tidak salah bidikan dia. Omzet per bulannya saja bisa Rp. 100 juta. Dan paling sepinya masih bisa Rp. 65 juta.
Barang dagangannya ada 300 an items. Mulai dari aksesoris hingga bagian dalam mesin matik. Dan yang banyak laku adalah knalpot dan shokbreaker untuk mengubah tampilan motor matik.
Dan mitra bisnisnya adalah distributor aksesoris dari Thailand dan Jepang. Kekuatirannya adalah akan diberlakukannya Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan nomor 22 tahun 2009, pasal 48. Sebab peraturan tersebut melarang beberapa aksesoris yang justru jadi andalan. Misalkan suara knalpot, daya lampu utama, emisi gas buang dan kebisingan. Namun tentunya sebagai akibat knalpot bersuara lembut bakal laku keras.
Posted on 24 February 2010 by author
Mitra 2000
Adalah sebuah toko aksesori motor yang komplit. Dia adalah distributor spare part racing. Bisa juga melayani perbaikan mesin. Promosinya adalah hadir untuk memberikan layanan serius.
Sebagian besar aksesori berasal Dari Thailand. Juga ada dari Jepang. Mencakup semua bagian komponen sepeda motor termasuk bagian dlam dari mesin. Namun harga-harganya mahal. Contohnya knalpot Yoshimura asal Jepang untuk Kawasaki Ninja 250 Cc. yang dipatok seharga Rp. 13 juta.
Namun untuk bagian lain ada juga yang murah. Seperti busi TDR yang berharga Rp. 20.000,- per buah. Semuanya barang impor. Bagusnya barang yang sudah dibeli bisa langsung dipasang pada sepeda motor. Mulai dari ganti oli hingga pemasangan knalpot.
Posted on 24 February 2010 by author
Raja Motor
Merupakan salah satu toko aksesori sepeda motor. Dia bebrbentuk usaha waralaba. Usaha ini didirikan pada tahun 1996. Dan berbentuk waralaba pada 2007 yang baru lalu.
Jumlah tokonya semua ada 8 toko. N Yang terbaru adalah yang ke 8 di Kupang, NTT. Pada tahun 2010 ini rencananya akan dibangun sekitar sampai 14 buah toko. Yaitu di sekitar Sumatera dan Sulawesi.
Raja Motor ini merupakan toko aksesori terlengkap yang menyediakan sekitar 6000 jenis barang. Mulai dari aksesori motornya sendiri hingga aksesori untuk pengendaranya. Dia menerapkan cara penjualan swalayan. Tinggal pilih, ambil dan bayar. Semua barang berbarcode.
Posted on 24 February 2010 by author
Para Pendahulu Bisnis di Internet
Facebook awalnya dibuat pada 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg. Anggotanya pun hanya mahasiswa Harvard saja. Tapi ternyata setelah dibuka untuk umum maka menjadi wabah ke seluruh dunia bahkan di Indonesia.
Fasilitas yang disediakan antara lain chatting, foto, game online dan forum-forum diskusi. Banyak orang memanfaatkan ini tidak hanya untuk gaul saja melainkan juga untuk bisnis. Awalnya hanya antar teman kemudian bisa merambah keseluruh dunia. Belum lagi bila kita masuk ke forum-forum diskusinya.
Contohnya adalah Flaury Callista yang menjual sepatu lukis baersama temannya. Melaluia Facebook bisa lebih cepat dan lebih murah. Sambil dia titipkan di distro-distro di Solo. Hasilnya pemesannya bahkan sampai ke luar jawa. Pengiriman melalui pos dan pembayaran transver rekening.
Contoh lain adalah Eren Alba siswi SMKN Depok. Dia sejak sembilan bulan lalu telah gabung di jejaring penyedia pulsa. Hal itu berbentuk Multi Level Marketing. Untuk merekrut para peminat maka Eren hanya menggunakan Facebook. Caranya tinggal kirim posting ke wall semua orang atau di message. Padahal dia tidak selalu didepan computer. Jadi hanya dilakukan ssempatnya saja. Dari situ saja dia sudah kebanjiran peminat untuk jadi downlinernya. Dari tiap downliner itu dia dapat fee.
Posted on 24 February 2010 by author
Bisnis di Internet
Internet bukan hanya tempat mencari info, hiburan atau teman melainkan bisa juga untuk berbisnis. Jadi bisa kita jadikan ajang promosi produk kita. Anggap saja rekreasi jadi tidak berasa melelahkan. Dari situ kita bisa jadi kreatif.
Awal mulanya yang gampang adalah gunakan situs jejaring social gaul yang sedang marak. Misalkan Facebook. Awalnya hanya untuk berteman dengan banyak orang sepenjuru dunia namun setelah kenal kita bisa menawarkan produk kita dengan cara misalkan kita tag foto-foto produk kita ke semua teman di wallnya.
Dan dari pengalaman yang ada maka hasil responnya lebih banyak ketimbang kalau dari mulut ke mulut. Selain itu di Facebook ada forum diskusi seperti Multyply atau Livejournal atau yang lain-lainnya.
Contohnya ada seorang siswi SMKN di Yogyakarta yang berhasil berjualan kaos, pin dan jaket lewat Facebook dan mendapat tanggapan dari para pengguna jejaring tersebut.
Posted on 18 February 2010 by author
Madonna Effect
Ini mengambil istilah dari kesuksesan Madonna sebagai penyanyi top kelas dunia. Hal ini baik untuk ditiru pada para pelaku bisnis bila ingin sukses.
Madonna hanyalah lulusan SMA yang hijrah ke New York untuk belajar tari. Namun karena usulan dari gurunya maka dia belajar tari moderen. Saat itulah dia mencoba-coba karir baru yaitu menyanyi dan meluncurkan album pertamanya. Ternyata berkat keberaniannya albumnya sukses di pasaran.
Selanjutnya hanya karena ketekunannya untuk mengubah penampilan lagu, musik dan penampilan rambut serta busananya lah yang membawanya terus untuk tetap eksis popular. Bahkan dia pun rela untuk senantiasa mengubah gaya hidupnya. Dari mencoba dan sukses sebagai cover girl majalah Playboy hingga mengadopsi anak. Itulah yang selalu mendongkrak popularitasnya dan kelarisannya di bidang keartisan. Bahkan dia pun mencoba untuk main film.
Jadi kuncinya sukseskan dulu tahap pertama produk dia. Bila telah tercapai maka jangan terlena, melainkan kreatiflah untuk menciptakan gaya baru sampai dianut orang banyak di seluruh dunia. Bila sudah terjadi, maka tinggalkan dan ciptakan yang lebih baru dan segar lagi serta populerkan. Begitu seterusnya.
Dulu orang harus repot beli tiket untuk suatu perjalanan. Sekarang di era internet ini orang sudah bisa pesan via internet dan bahkan tinggal print. Begitu pula imbasnya pada dunia rumah sakit, sekolah dan lain-lainnya.
Suatu ayam goring baru yang lebih sederhana bumbunya bisa dengan cepat dan mudah melibas ayam goreng tradisional yang sudah terkenal puluhan tahun. Hanya karena mempunyai gaya baru yang lebih dinamis, moderen dan lincah. Hal-hal seperti ini bisa mengalahkan segala lembaga bisnis yang bersifat koservatif dan konvensional. Sekarang semua jadi serba transparan dengan teknologi informasi. Sebuah kantor dapat melihat segala sesuatu di luar. Tetapi segala sesuatu di luar pun dapat melihat isi dalam kantor tersebut.
Jadi lakukanlah reinventing selalu, seperti seorang Madonna. Ada banyak perusahaan yang seolah telah direinventing, lahir baru kembali tetapi lama-kelamaan ambruk. Ternyata yang telah direinventing hanyalah wajahnya saja dan tidak sampai ke dalamnya. Bahkan reinventing hanyalah upacara seremonial belaka. Itulah salahnya.
Posted on 18 February 2010 by author
Madonna punya Inspirasi
Tahun lalu 2009, bisnis lesu. Karena terpengaruh oleh krisis di Amerika. Tentu saja Negara raksasa itu bisa mempengaruhi seluruh dunia termasuk Indonesia. Semua orang hanya wait and see.
Masuk tahun ini 2010, banyak orang optimis bahkan ge-er. Diperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 8% tanpa jelas asal usulnya. Bahkan Indonesia diperkirakan masuk daftar pertumbuhan ekonomi besar, seperti Brasil, Rusia, India dan Cina. Alasannya karena investor dunia sedang melirik Asia.
Sayang sekali bila momen semangat yang baik itu tidak diimbangi dengan gelombang politik yang enak. Hal itu bisa menimbulkan ketidakpastian. Untuk itu lihatlah inspirasi ini.
Madonna Effect, istilah ini menggambarkan betapa panjang sukses yang dialami oleh Madonna sebagai selebriti kelas dunia. Ambisi dan keberaniannya membuatnya menelurkan album musik pertamanya tahun 1983. Tahun 1985 dia mulai main film, karena belum cukup puas dengan pencapaiannya. Inilah awal karir luar biasanya sehingga selama 25 tahun hingga kini mencapai usia 51 tahun dia tetap eksis sebagai selebriti dunia. Penghasilan dia nomor tiga di bawah Oprah Winfrey dan Tiger Woods, namun surfey membuktikan bahwa Madonna lah yang paling popular dibandingkan kedua orang tersebut.
Kuncinya adalah selalu reinventing. Bila gaya penampilannya sudah menjadi mode dunia maka akan dia lepaskan dan dia mengubah penampilan jadi baru lagi. Jadi selalu menciptakan penampilan baru. Bukannya malah mengikutinya.
Madonna Effect ini bisa menjadi acuan pola perilaku bisnis di tahun yang baru ini, 2010. jadi produk sukses adalah produk yang selalu sesuia jamannya. Di luar itu adalah ketinggalan jaman. Bila tidak begitu maka bukan mustahil sebuah perusahaan raksasa bisa habis terlibas oleh sebuah perusahaan kecil yang baru muncul. Pengalaman puluhan tahun bisa tidak ada artinya. Apalagi bila dia bersifat sangat konservatif. Makanya jangan bersikap terlalu birokratis dan bertele-tele serta lambat mengambil keputusan serta berlapis-lapis. Perilaku itu seperti birokrasi pemerintahan yang tidak efektif. Dibutuhkan sesuatu yang gesit dan lincah.
Posted on 18 February 2010 by author
Jaringan Apotek 24 jam
Obat merupakan kebutuhan tinggi bagi konsumen meskipun harganya mahal. Itu terlihat dari banyaknya dibuka waralaba apotek 24 jam. Strategi khususnya dengan memperbanyak stok obat generic, karena pembeli mulai banyak beralih ke obat generic. Kunci sukse lainnya adalah dengan tetap menjaga pertumbuhan dan perluasan jaringan.
Langkah berikutnya dia mulai mendirikan pusat distribusi dan memperluas jaringan ke seluruh nusantara. Hal ini dipermudah dengan cara sistim waralaba. Jadi lebih cepat memperluas ke daerah-daerah.
Salah satu inovasinya adalah dengan melibatkan pasien dalam hal mencari obat. Dan kendalanya adalah sangat kurangnya asisten apoteker. Karena banyak lulusan farmasi yang melanjutkan ke apoteker. Sehingga akhirnya sebuah waralaba apotek 24 jam yang tengah berkembang terpaksa mendirikan sendiri sekolah pelatihan. Dengan cara merekrut lulusan sekolah menengah yang nilainya memenuhi syarat. Mereka dilatih selama 3 bulan. Kemudian lulusannya ditempatkan di gerai-gerai mereka. Dan banyak dibutuhkan untuk ditempatkan di NTT, Maluku dan Papua.
Posted on 18 February 2010 by author
Omah Mlaku, atau Recreational Vehicle
Ada sebuah perusahaan otobus yang sedang menjalankan jenis bus super executive, berbentuk omah mlaku ( Jawa ) atau rumah berjalan. Bus ini besar sekali seperti hotel berjalan saja. Dilengkapi dengan beberapa kamar tidur, ruang rekreasi, kamar mandi dan dapur juga.
Awalnya si pemilik perusahaanlah yang merancang sendiri bus berbasis Volvo ini untuk liburan keluarganya. Tetapi banyak pelanggan yang tertarik untuk menyewanya. Akhirnya dijadikannyalah suatu paket sewa bus berbadan besar ini. Dia melirik pangsa pasar yang belum ada pesaingnya. Lambat laun barulah ada beberapa perusahaan lain yang menirunya.
Namun sebagai pionir dia tetap paling unggul dalam pemasaran walaupun tetap mematok harga tinggi untuk bus jenis keluarga ini. Hal ini untuk menjaga prestisenya agar tidak anjlok. Bus ini paling besar di kelasnya, dia menggunakan Volvo 12.000 Cc. Sementara itu para penirunya hanya menggunakan mesin diesel antara 6000 sampai 7000 Cc. Dan ranjangnya saja dilengkapi dengan double bed, jelas mirip hotel mewah berjalan.
Sementara itu kelengkapan tambahan lainnya adalah 3 buah LCD TV, karaoke, home theatre, Playstation 2, internet dan kursi pijat elektrik. Beberapa artis dan pejabat tinggi pernah merasakan menikmati bus ini.
Posted on 17 February 2010 by author
Bisnis Prewedding
Ada seabreg strategi yang akan dijual disini. Jadi tidak hanya dari kepiawaian memfoto saja. Misalkan konsep pemfotoan sudah tidak formal lagi tetapi santai dan bergaya. Jadi kejelian seni keindahan yang bisa tertangkap bila orang lain lengah dan tidak mengetahuinya bahwa ada banyak keindahan tersembunyi di relung gelap pandangan.
Misalkan berpose dengan pakaian pengantin lengkap tetapi dengan acting jenaka. Atau sebaliknya berpose dengan busana santai namun gaya dan acting yang bercerita tentang apa yang ada di hati mereka berdua, pasangan tersebut.
Biasanya itu disebut gaya “Fun” atau santai. Ada pula yang menggunakan gaya klasik dengan latar gedung-gedung tua kusam. Bahkan sekarang banyak yang suka konsep pemfotoan outdoor.
Dan tentunya resep utama yang bagus adalah cara “Candid Camera” atau penjepretan yang dilakukan secara diam-diam tanpa disadari oleh yang bersangkutan. Ini lebih ekspresif tentunya. Dan nantinya akan dipadukan dengan penyusunan berdasarkan selera konsumen yang telah dikawinkan dengan konsep si fotografer. Maka akan muncullah suatu karakter spesifik.
Yang terakhir tentunya kemasannya. Gunakanlah kemasan yang unik yang tidak dimiliki oleh orang lain. Juga cara penyusunan dan penyuntingan foto yang unik serta bisa bercerita. Dan untuk itu maka konsumen tidak akan enggan merogoh kocek jutaan rupiah. Selebihnya maka mereka sendiri yang telah puas akan menceritakan dan menularkan informasinya ke orang lain yang akan jadi calon klien.
Posted on 17 February 2010 by author
Cengengnya Para Pengusaha Indonesia
Selama ini yang kita dengar adalah suara koor rengekan ketakutan menghadapi Free Trade Agreement dengan Cina. Belum-belum mereka sudah mengancam-ngancam mau tutup karena tidak sanggup bersaing harga denagn Cina yang terkenal produknya sangat banyak dan murah. Padahal perjanjian dagang itu sudah disiapkan sejak 4 tahun yang lalu dan pada tahun ini, 2010 Indonesia tetap saja belum siap dan belum berubah.
Kalau produk Cina bisa 10 % lebih murah ketimbang produk Indonesia berarti selama ini para pengusaha lupa dan tidak sadar kalau selama ini curang dan mengambil untung terlalu besar. Jadi mereka tidak rela kalau rakyat belanja barang-barang Cina.
Seharusnya kalau kita mau bijak harus berpikir dan bercermin, mengapa kita kalah dengan Cina. Penyebabnya adalah,
1. Banyak pungli alias pungutan liar.
2. Bahan baku impor mahal, dan kita terlalu bergantung pada bahan baku impor.
3. Bunga pinjaman bank tinggi, minimal 18% pertahun sedangkan di Cina bisa di bawah 10%.
4. Buruh terpecah belah dan sering demo, sedangkan di Cina lebih homogen.
5. Pengusaha kita ingin cepat balik modal dari investasinya, sedangkan pengusaha Cina lebih berani mengulur waktu balik modal hingga 10 tahun.
6. Pengusaha Cina memproduksi dengan mesin-mesin murah buatan local Cina. Sedangkan pengusaha Indonesia berproduksi dengan mesin pengolah impor dan mahal serta berharga dalam dollar.
7. pengusaha Indonesia pilih-pilih dalam berproduksi sedangkan pengusaha Cina berani mencoba tanpa ragu. Sampai mereka berani membuat mainan anak-anak yang paling kampungan sekalipun.
8. Prosedur ekspor di Cina amat singkat, bahkan pemerintahnya membuka cukup satu meja pengurusan di setiap pabrik yang ada, sehingga bisa langsung ekspor. Sedangkan di sini amat bertele-tele, memakan waktu dan biaya.
Jadi sungguh tidak pantas kalau kita berkeluh kesah karena sumber penyakitnya ada pada diri kita sendiri yang tidak pernah siap. Sedangakan Negara-negara Asia Tenggara lain tidak mengeluh.
Sebetulnya kita tidak perlu bersaing dengan barang-barang plastic produk Cina. Melainkan kita bisa unggul dalam hal lain, misalkan kerajinan tangan. Sedangkan Cina sudah lebih dulu unggul dalam hal barang-barang plastic, mainan anak-anak, alat-alat pertanian, elektronik dan keramik.
Posted on 17 February 2010 by author
Rumah Kos Eksklusif
Sebuah real estat di Cikarang telah menyediakan rumah-rumah khusus untuk kos-kosan. Hal ini untuk menyiasati perkembangan wilayah tersebut yang akan jadi kota mandiri, di mana terdapat sekolah dan kampus bertaraf internasional. Juga terdapat mal dan hotel berbintang serta kawasan perkantoran.
Rumah-rumah kos-kosan tersebut dinamakan Pavillion. Dimana ditujukan untuk mahasiswa dan karyawan setempat. Dari segi ukurannya saja sudah tergolong mewah. Dengan kamar-kamar berukuran besar dan dilengkapi balkon di jendelanya bagi yang di lantai atas. Dan satu unit pavilion tersebut memiliki 11 kamar tidur.
Selain itu ada sederet kelengkapan standar dari pihak pengelola, yaitu keamanan 24 jam, taman, lapangan basket serta taman. Harga bangunannya per unit sekitar Rp. 800.000.000,-. Sedangkan bagi penyewa kamar kos diberi tariff sekitar Rp. 1.500.000,-. Per kamar, per bulan.
Posted on 17 February 2010 by author
Edutown
Sekarang beberapa real estat yang berkonsep kota mandiri telah membangun pemukiman pendidikan. Ini disebut dengan edutown. Antara lain asrama mahasiswa dan sarana-sarana penunjangnya. Basanya disebut sebagai dormitory.
Tetapi pihak pengembang tetap mengawasi pembangunannya sehingga sesuai dengan konsep dan desain utama perumahan tersebut. Kira-kira ada 12 kavling dalam sebuah perumahan real estat yang diperuntukkan bagi dormitory. Yangnantinya akan menampung sekitar 20.000 pelajar dan mahasiswa. Jadi selain ada asrama mahasiswa juga ada komplek sekolah dan kampus perguruan tinggi. Selain itu ada beberapa bangunan kos juga.
Awalnya malah sebuah real estat di wilayah Serpong sudah diminati oleh beberapa sekolah asing internasional. Sehingga itu akan memancing didirikannya sekolah-sekolah internasional lainnya yang milik local. Sehingga hal itu malah merangsang menjamurnya permintaan akan lahan rumah kos.
Posted on 17 February 2010 by author
Produk Cina
Kita telah membuka keran perdagangan bebas dengan Negara Cina. Hal itu mencemaskan para pengusaha, baik yang besar maupun yang menengah dan kecil.
Penyebabnya karena sebelum perjanjian dagang bebas tersebut produk asal Cina tersebut sebetulnya telah membanjir, baik yang legal maupun illegal.
Menurut Sofian Wanandi dampak langsungnyaakan terasa bagi pengusaha kecil. Sedangkan bagi pengusaha besar akan terasa pada seperempat tahun pertama 2010. Jadi produk Cina yang masuk akan bebas bea masuk, termasuk untuk produk kerajinan tangan.
Sebagai contoh adalah produk sulaman. Sebelum perjanjian dagang bebas mereka sudah bersaing ketat dengan produk Cina illegal. Dan sekarang mereka harus melawan banyak lagi produk Cina yang legal dengan harga sangat murah.
Sementara itu produk sulaman Indonesia masih dikerjakan secara manual dan membutuhkan banyak karyawan. Sedangkan Cina sudah mampu memproduksi missal. Akibatnya pabrik sulaman Indonesia harus membuka usaha sampingan berjualan kentang goreng.