Kisah nyata ini mengungkapkan kehidupan Ahn Ei Sook ( sekarang Nyonya Esther Ahn Kim ), yang mengalami masa penganiayaan orang kristern di Korea dalam Perang dunia II. Penderitaannya dimulai ketika ia menolah untuk menghormat dewa-dewa Jepang. Ia satu-satunya yang berdiri tegak di tengah ribuan orang yang berlutut sujud. Tahun-tahun penderitaan ia lalui dengan tabah. Penguasa Jepang bertindak keras dan kejam. Namun, dengan kekuatan dari Tuhan ia tetap beriman teguh serta memenangkan jiwa banyak teman sepenjara bagi Tuhan.
Setelah keluar dari penjara, Nona Ahn menikah dengan Don Kim. Mereka berkeliling Amerika Serikat dan Eropa untuk memberitakan tentang kuasa Tuhan selama tahun-tahun aniaya dalam penjara Jepang, namun yang penuh kemenangan itu (1939-1945).
Buku tentang riwayatnya banyak dibaca orang di Korea ( terbit 1967) dan di Jepang sendiri (1973). Christian Audio Visual Center di Tokyo memproduksinya menjadi film kesaksian yang indah. Di Jakarta, film ini sudah diputar di banyak gereja.
Author Esther Ahn Kim





