Posted on 15 October 2009 by admin
Lihat, siapa ini!” kata Wendy. “Blubber si gembrot!”
“Satu-satunya di dunia,”tambah Caroline.
“Aku jadi ingin tahu, ada apa ya, di balik mantelnya?” tanya Wendy.
“Paling-paling ngak ada apa-apanya,” sahut Caroline.
“Oh, pasti ada sesuatu,” kata Wendy. “Paling tidak, ada lemaknya.”
“Oh ya, lemak di balik mantel!” Seru Caroline. Lalu ia dan Wendy mulai tertawa. aku tertawa juga sedikit.
Wendy mendekati Linda…..
“Jangan dekat-dekat aku!” Linda berseru sambil berjalan mundur.
“Aku tidak akan menyakitimu, bodoh,” kata Wendy. “Aku cuma ingin lihat, ada apa di balik mantelmu.”
“Jangan sentuh aku!”
Author Judy Blume
Posted on 15 October 2009 by admin
Ketika Deenie melihat penjepit itu untuk pertama kalinya, ia ingin menjerit, “Singkirkan benda itu! Aku tak sudi memakainya! Semua orang akan tahu!!!
Tapi jeritan itu tersangkut di tenggorokannya. Dan Deenie, si cantik Deenie yang kata orang pantas menjadi model, terpaksa memakai penjepit yang membelenggunya dari leher sampai pinggul. Lebih parah lagi, hukuman itu harus dijalaninya selama empat tahun …. bahkan mungkin lebih! Bagaimana Deenie dapat menghadapi hari-hari suram di depannya? Bagaimana pula ia dapat menjalin hubungan dengan cowok yang ditaksirnya ? Apakah penjepit keparat itu akan merampas keceriaan dan kebahagian masa remajanya ?
Author Judy Blume
Posted on 15 October 2009 by admin
Kalian masih ingat tidak pada Peter, si anak kelas empat yang punya adik begitu bandel sampai-sampai kura-kura hijau peliharan Peter pun ditelannya hidup-hidup?!
Kini Peter pun duduk di kelas enam, dan punya seorang adik bayi, Tootsie-Wootsie.
Nah, bisa kalian bayangkan deh, bagaimana hidup Peter sekarang menghadapi keluarga permennya. ( Si bandel itu namanya Fudge yang artinya bon-bon lunak, dan Tootsie-Wootsie juga merek permen!) Tootsie-Wootsie sih lumayan, cuma ompol dan tangisnya yang membuat Peter tak tahan.
Tapi Fudge ulahnya makin keterlaluan. Ia main petak Umpet dengan Tootsie-Wootsie dan menyembunyikn bayi itu di lantai WC, ia menempeli adiknya dengan kupon belanja untuk ditukarkan dengan sepeda roda dua, ia naik ke lemari pada hari pertama masuk TK dan memanggil gurunya si Muka Tikus. Dan ketika sahabat Fudge yang lebih super lagi muncul, lengkaplah sudah penderitaan Peter…..
Author Judy Blume
Posted on 15 October 2009 by admin
ADIK KECIL — UH!
Ini artinya masalah, masalah terus tiap menit. Peter yakin ia punya masalah paling besar, yaitu adiknya, Fudge. Tak ada barang yang aman di dekat Fudge — Kecuali kalau barang itu dipaku di lantai!
Maka ketika Peter memenangkan kura-kura hijau yang mungil sebagai hadia, pecahlah perang! Dengan alasan apapun Fudge tidak boleh menyentuh Dribble, si kura-kura. Tapi Fudge keras kepala — dan mulailah bencana itu….
Author Judy Blume