Archive | Mira W

Tags: , , , , ,

Di Sydney Cintaku Berlabuh

Posted on 18 August 2009 by admin

“Ngapain sih lu nongol di sini ? Cewek lu yang dari Bandung itu udah di roger lagi ?”
“Wah, ngak bisa di download! Sekuritinya nempel terus kayak cacing usus!”
“Jadi lu nggak sempet nembak?”
“Boro-boro nembak! kepala gue nggak dijitak aja sama satpamnya udah bagus!”

Di sisi abangnya, dia selalu merasa tidak PD. Abangnya yang ganteng dan jago merayu cewek, justru menjadi idolanya.

Obsesinya hanya satu, mendapat cewek yang lebih cantik dari cewek-cewek abangnya.
Tetapi suatu hari, ketika kebetulan mendapat kesempatan ke Sydney, dia sadar, Cewek cantik ada dimana-mana. Tapi cewek yang dicintainya, hanya ada dalam hatinya.

Di Sydney Cintaku Berlabuh, Kisah cinta remaja yang manis dan jenaka, akan difilmkan dengan judul Sydney, Here I Come !

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Tembang Yang Tertunda

Posted on 15 August 2009 by admin

“Aku sudah menyiapkan cincin untukmu sebilan belas tahun yang lalu” gumam Tristan sambil menahan emosinya. “Setiap tahun selama empat tahun berturut-turut aku membawa cincin itu ke Zermatt. Ketika kamu tidak muncul juga, kutukar cincin itu dengan cincin kawin istriku. Tapi bahkan ketika sedang memakai cincin itu di jarinya, aku masih membayangkan dirimu.”

Dua puluh tahun yang lalu, Valerina dan Tristan mengikrarkan janji untuk bertemu kembali setahun kemudian di Zermatt.

Tetapi ketika kembali ke Jakarta, Valerina tidak dapat menepati janjinya. Dia malah menikah dengan Aryanto dan dikaruniai dua orang anak.

Dua puluh tahun kemudian, ketika suaminya mengkhianatinya, Valerina kembali ke Zermatt untuk menyembuhkan sakit hatinya. Di sana dia bertemu kembali dengan Tristan, yang berhasil mengembalikan kepercayaan dirinya. Dan mereka melanjutkan tembang mereka yang tertunda.

Sayangnya, ketika kebahagian sudah mengintai di depan mata, sebuah bencana yang mengerikan menanti Valerina di Jakarta.

Ternyata noda hitam dari masa lalunya masih meninggalkan bekas.

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Cinta Menyapa Dalam Badai – Buku kedua

Posted on 15 August 2009 by admin

Ternyata utang Anggun memang belum lunas. Ternyata penjara belum mampu membayar seluruh utangnya.
Dia masih berutang pada ibu Rianto. Perempuan itu masih dengan gigih menagih utannya. Dia membawa lari Yosi, cucunya yang dititipkan Anggun kepadanya sebelum Anggun masuk penjara.

Penderitaan Anggun makin bertambah ketika Yos kabur dari rumah neneknya. Dalam keputusasaan mencari rumah ibunya. Yos bertemu dengan Bing, seorang waria yang baik hati. Hidup menggelandang bersama membangkitkan persahabatan yang tulus diantara mereka, yang tak lekang sekalipun mereka terpaksa berpisah.

Sementara itu di tengah badai yang memorak-porandakan hidup Anggun. Sekuntum cinta datang menyapa… Dan ketika cinta telah menyapa, siapa yang mampu tidak menoleh sekalipun kita enggan berpaling ?

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , ,

Jangan Pergi, Lara

Posted on 15 August 2009 by admin

“Dulu aku memilih Lina, semata-mata karena aku kasihan padanya. Tapi apa bedanya kamu dengan dia sekarang? Lina telah merasakan penyakitnya sejak masa anak-anak. Tapi kamu, Lara! Semuanya datang begitu mendadak dalam hidupmu….”

Karena iba pada saudara kembara Lara yang mengidap penyakit jantung, Dokter Adrian memilih Lina, dan memutuskan hubungannya dengan Lara. Lara kemudian berpaling pada Dedi, bekas pasiennya yang selalu mengejar-ngejar dirinya.

Dokter Adrian baru menyesali keputusannya ketika sesudah dia menikah dengan Lina, Lara didiagnosis mengidap kanker tulang……

Akan kembalikah Dokter Adrian pada cinta pertamanya? Tegakah Lara menghianati saudara kembarnya, meskipun dia sendiri tengah berada di bawah bayang-bayang maut?

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Segurat Bianglala di Pantai Senggigi

Posted on 15 August 2009 by admin

“Pacarnya banyak ?”
“Dari Sambang sampai Merauke!”
“Semuanya ngak tahan lama?”
“Tahan sembilan bulan sepuluh hari aja, pasti udah masuk Guinness Book of Records!”
“Dia ngak pernah serius pacaran?”
“Kalau Asri bisa serius, rasanya kita nggak perlu lagi PBB! Mendingan tu gedung megah diubah aja fungsinya jadi tempat seminar! Di Jakarta kan sekarang cari tempat seminar aja susah! Cari kutu aja diseminarin sih!”

Asri, Lestari, dan Lindung jebolan SMA favorit di Jakarta yang tergabung dalam trip ALL, berkelana ke Lombok mencari ayah Asri. Di Pantai Senggigi yang indah dan di Gunung Rinjani yang misterius, trio yang punya motto One For ALL and ALL for One ini bertualang memuaskan jiwa remaja mereka.

Asri yang tak pernah serius pacaran, bertemu seorang pemuda Sasak yang gagah, pemandu pendakian Rinjani dari desa Senaru. Sementara lestari yang alim terlibat cinta segitiga dengan seorang pemuda jerman dan pacarnya tiba-tiba menyusul ke Lombok.

Suasana tambah kisruh dengan munculnya ayah Asri dan saudara kembarnya……

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Ketika Cinta Harus Memilih

Posted on 15 August 2009 by admin

“Terpujilah cintamu, Faisal Rahman!” geram Dytia menahan marah. “Cintakah namanya hidup bersama seorang gadis selama satu tahun, lalu pergi dengan hanya meminta maaf karena tidak sampai hati meninggalkan ibunya?”
“Semua memang salahku,” keluh Faisal putus asa.
“ketika aku pergi meninggalkan ibuku, semua orang menyalahkan diriku. Ketika aku pergi meninggalkanmu semua orangpun menyalahkan aku. Katakan padaku, Dytia, aku mesti bagaimana ?”

Dia mengasihi ibunya. Menyayangi Rosa. Tapi juga mencintai Dytia. Bertahun-tahun dia terombang-ambing dalam kebimbangan untuk menentukan pilihannya. Sampai muncul gadis kecil itu dalam hidupnya.
“Anak Yunus?” menggagap Faisal.
“Anak yang menyebabkan aku kawin dengan Yunus”
Dytia hampir tak dapat lagi menahan tangisnya. “Karena aku ingin memberinya seorang ayah setelah aku tidak berhasil melenyapkannya……”
“Kalau kau punya anak perempuan, Dokter…….”
Tiba-tiba saja terngiang kembali tawa dingin pasien gila itu.
“Kau baru dapat merasakannya.”

Apa hubungan seorang anak perempuan dengan pembunuhan yang baru saja dilakukannya ?. Mengapa kata-kata seorang penderita schizophrenia mampu mengingatkan Faisal kepada anak perempuannya sendiri dan mampu mendesaknya untuk memilih kembali?.

Ketika Cinta harus memilih, novel Mira W, yang kali ini mengungkapkan sisi lain dari seorang pasien gila yang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa ?

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , ,

Nirwana di Balik Petaka

Posted on 15 August 2009 by admin

“Mataku buta, bukan cuma lecet!”
“kamu kan kecelakaan! Kena musibah!”
“Ada orang yang segaja melempar batu ke kaca mobilku!”
“Dia engak sengaja!”
“Tahu dari mana ?”
“Tahu aja!”
“Kamu kenal orangnya ? Salah satu gengmu?”

Dalam tawuran antara sekolahnya dengan sekolah lain, tidak sengaja Aris membutakan mata Pratiwi. Karena dikejar perasaan bersalah, Aris terpaksa mengawini gadis itu, walaupun dia tidak mencintainya.

Petaka menyapa ketika suatu hari Aris bertemu kembali dengan Nila, kekasihnya yang telah lama menghilang….

Aris membawa Nila dan anak perempuannya ke rumahnya untuk bekerja sebagai pembantu. Sementara Pratiwi yang juga sudah mempunyai seorang anak perempuan, terus-menerus mencurigainya…….

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , ,

Cinta Menyapa Dalam Badai

Posted on 11 August 2009 by admin

Rianto Sudirman bukan pria idola wanita. Tubuhnya terlalu tambun. Tidak pandai merayu. Dan tidak punya daya tarik apa-apa kecuali sebentuk hati yang amat lembut dan sebongkah cinta yang sangat tulus.

Sampai berumur tiga puluh lima tahun, dia menjalani hidup yang tenteram dan damai bersama ibu yang sangat dicintainya. Tetapi suatu hari dia bertemu dengan Anggun Pitaloka, mahasiswi fikom yang cantik jelita, putri seorang pengacara terkenal dan pacar seorang junkie….

Lalu hidup Rianto yang nyaris tanpa gelombang dan badai berubah drastis. Dia jatuh cinta pada Anggun. Dan walaupun Anggun tidak mencintainya. Rianto memberinya sekuntum cinta yang amat tulus. Yang tidak punah sekalipun digempur ribuan virus AIDS……

Cinta Menyapa dalam Badai

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Cinta Tak Melantunkan Sesal

Posted on 11 August 2009 by admin

“Anak siapa yang berada dalam gendonganmu, Andika?”

Telpone gelap itu menerornya justu pada saat Andika berada di puncak kebahagiaannya. Suami yang sangat dicintainya baru saja dipromosikan menjadi manager. Dan Andika baru saja memperoleh seorang bayi yang sangat didambakannya.

Kebahagiaannya terancam punah. Bahkanrumah tangganya terancam hancur jika suaminya tahu, bayi yang digendongnya bukan anaknya…..

Untuk menyelamatkan perkawinannya, Andika terpaksa melakukan sesuatu…Sesuatu yang justu menyeretnya kedalam perangkap….menjebloskannya ke dalam jebakan yang teramat keji….

cinta tak melanturkan sesal , Kisah tragis seorang wanita yang terpaksa berdusta untuk mempertahankan kebahagiaannya…Dari satu dusta dia jatuh ke dusta berikutnya…..
karena begitu dia mengakui dustanya dia kehilangan segalanya….

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Luruh Kuncup Sebelum Berbunga

Posted on 11 August 2009 by admin

Di lorong sebuah rumah sakit yang telah sepi, ketika malam telah merangkul bumi. Seorang anak permpuan kecil yang buta memanjatkan sepenggal doa yang mengharukan.
“Kalau Tuhan cuma mau mengabulkan satu permintaan saja, tolong kabulkan permintaan Pinta! Jangan permintaan Ari! Ari selalu berdoa supaya Pinta bisa lihat lagi. Tapi Pinta sudah lama buta. Buta terus juga nggak apa-apa. Sama saja. Tapi Ari biasanya bisa lihat. Bisa ngomong. Bisa ketawa. Bisa cerita. Tolong, Tuhan, suruh Ari bangun!”

Luruh Kuncup Sebelum Berbunga, Sebuah kisah nyata tentang misteri kehidupan yang tak pernah terungkap. Mengapa Tuhan seolah-olah tidak mendengar permohonan si gadis kecil yang buta ?

Menggapa Tuhan tidak mau menbangunkan sahabat kecilnya ?
Kisah tentang ketulusan persahabatan dua orang anak kecil, tentang kepolosan dan kasih sayang yang meluluhkan dendam dan keangkuhan yang telah lima belas tahun memisahkan seorang anak dari orangtua kandungnya sendiri……

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Di Bibirnya Ada Dusta

Posted on 11 August 2009 by admin

Ketika ayahnya yang mengidap penyakit hati yang cukup berat menyuruh Ray memikat hati putri mitra bisnisnya untuk menyelamatkan perusahaannya dari ambang kehancuran. Raya tidak dapat menolak.

Dia terpaksa minta tolong pada saudara kembarnya. Roy, untuk sementara waktu bertukar identitas. Dan pertukaran itu bukan tanpa masalah.

Persoalannya, Ray punya selera yang menyimpang. Dia seorang gay yang sudah memilik teman sehidup-semati. Sementara Roy yang berganti pacar seperti berganti ponsel, tidak tahan dikelilingi gadis-gadis cantik tanpa mempermainkan mereka.

Ketika seorang gay dikejar-kejar wanita sementara seorang lady killer dianggap pria tidak berbahaya berhamburanlah dusta demi dusta untuk mempertahankan permainan mereka. Dan korban-korban pun berjatuhan karean di Bibirnya ada Dusta.

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , ,

Bilur-bilur Penyesalan

Posted on 11 August 2009 by admin

“Seandainya kamu berlutut sekalipun dihadapanku, aku takkan menarik kembali tuntutanku!”
“Jadi aku tidak ada artinya dihadapanmu?”
“Kamu masih menganggap dirimu berarti?”
“Benarkah tak dapat lagi keperoleh ampunmu dengan apapun juga?”
“Pikirmu apa yang masih kamu miliki? kamu jual dirimu pun tak dapat lagi kamu beli maafku! Harga maadku adalah harga sebuah nyawa!”

Dua puluh tahun lamanya cemeti dendam mencabik-cabik cinta mereka. Ternyata bilur-bilur penyesalannya bukan hanya menyiksa mereka berdua….

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , , ,

Galau Remaja di SMA

Posted on 11 August 2009 by admin

“Aih, Tiek, kelewatan deh kamu! Dia kan pantas jadi bokap kita!”
“Ah, Kuno! Cinta sih nggak kenal umur!”
“Cinta? Nggak salah denger nih, Tick? Masa kamu cinta sama oom-oom yang sudah karatan begitu?”
“Huu, karatan juga masih tokcer! Mesinnya masih standart, bodinya juga masih mulus!”
“Mending dia mau sama si Atiek!” potong Tia separuh mengejek. “Tampang dobel bravo gitu!”
‘Dia malah menjanjikan peran utama di filmnya yang terbaru, tahu nggak ?”
“Sudah janji sih masih perlu dites! Sama aja bohong!”
“Eh, mau taruhan?”

Atiek yang bebas, badung dan manja, memang selalu bermusuhan dengan Tia yang cantik, cerdas, tapi judes. Dalam ajang persaingan yang panas memperebutkan juara kelasa dan kesempatan main film, kehidupan remaja mereka tambah bergalau dengan munculnya empat orang pria. Aris yang kuper, Anto si slonong boy, Toni yang spesialis ganda. Dan Hartono, senja yang memimpikan fajar.

Sampai suatu saat mereka menemukan sebuah titik pertemuan. Titik perdamaian yang dibawa oleh ibu Tia. satu diantara segelitir orang tua yang mendidik anaknya bukan dengan segebung nasehat dan larangan tapi dengan teladan dan pengertian.

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , ,

Dari Jendela SMP

Posted on 11 August 2009 by admin

Hanya sedetik bibir mereka bersentuhan. Karena di detik lain Wulan telah tersentak mundur dengan kagetnya. Dan mereka sama-sama jatuh terduduk.
“Kok Joko gitu sih,” gumannya tersipu-sipu
“Ngak apa, kan?” Joko coba membela diri.
Padahal dia sendiri sudah merasa panas dingin.
“Tapi kata Lili kalau ciuman bisa…”
“Bisa ap?”
“Hamil.”
“Hah?!”

Mereka baru berumur lima belas tahun
Masih duduk di bangku SMP
Mereka terlibat cinta remaja yang tolol, konyol tapi assoy.

Sampai suatu hari mereka melompat ke luar dari jendela SMP
Menginjak bumi terlarang
Yang belum boleh mereka jelang
Dan segala yang lucu dari dunia remaja berubah haru.

Author Mira W

Comments (0)

Tags: , , , ,

Perisai Kasih Yang Terkoyak

Posted on 11 August 2009 by admin

“Aku telah berjanji pada Ayah untuk menjaganya baik-baik. Sekarang aku malah tidak tahu di mana dia berada.”
“Tapi itu bukan salahmu!”
“Aku belum puas sebelum mengetahui dia tidak kurang suatu apa”
“Kalau kau baru menemukannya sesudah rambutmu beruban, sudah terlambat untuk memikirkan dirimu sendiri!”
“Aku tidak menyesal.”

Saat itu Cempaka memang tidak menyesal. Lima belas tahun dia merindukan adiknya. Bertekad untuk menganyam kembali perisai kasih mereka yang telah terkoyak. Penyesalan itu datang kemudain, justru setelah dia dapat mengangkat dirinya dari kepapaan.

“Semakin tinggi aku terbang merentangkan sayap, semakin kubutuhkan seorang laki-laki yang tangguh untuk menopangku, agar aku tidak luruh ke bumi bila angin kencang bertiup.”

Dan badai memang datang di ambang perjumpaan. “Mengapa kami harus dipertemukan kembali, dalam keadaan seperti ini? dulu aku selalu berdoa malam-malam dialah adikku. Tapi kini….aku mengharap semoga di bukan Bara!”

Author Mira W

“Semakin

Comments (0)

Advertise Here
Advertise Here

Categories